Mengawali sebuah cita-cita mulia memang tidak mudah, terlebih lagi minim kemampuan finasial dan jaringan. Tetapi, kunci keberhasilan semua memang terletak pada diri kita sendiri, siap berjuang atau tidak dan seberapa kelayakan kita membangun cita-cita dihadapan Allah Ta'ala.
Jika belum layak, tentu Allah akan memberikan waktu untuk bisa memantaskan diri menjadi pengasuh pesantren dengan perjuangan tentunya
Mengawali PONPES KH adalah cita-cita yang hampir mustahil untuk diwujudkan saat itu, jika Allah Ta'ala tidak meridhoinya. Akan tetapi jika Allah telah berkehendak semua akan mungkin terjadi sekalipun kita menganggapnya mustahil
Tahun 2004 kita memulai perjuangan itu, setelah membuatkan tekad untuk hijroh ke Solo dari Surabaya dari disinilah kami memulai ponpes KH itu untuk pertama kalinya. Hanya dengan 3 santriwati saat itu dan tempatnya pun sederhana 2 kamar dan 1 kamar mandi (kami pun harus bergantian antara kami dan para santriwati).
Tidak perlu dibayangkan bagaimana saat itu ponpes KH berjalan, sebab kami pun juga tak bisa membayangkannya saat itu, yang kami lakukan saat itu hanya terus berjalan dan melangkah.
Saya itu kami juga tak pernah berpikir, tempatnya layak atau tidak untuk mengawali ponpes KH yang ada hanya tekad kami untuk menjaga Hafalan Qur'an sampai mati
Alhamdulillah ditempat ini kami hanya bisa bertahan selama 3 bulan saja, tapi tidak mengapa, sebab sejatinya 3 bulan ini adalah langkah maju untuk menapaki langkah-langkah kami selanjutnya .....
bersambung Napak Tilas ke 02



Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu