CATATAN 03 : SEJATINYA PENDIDIKAN KARAKTER DASAR ANAK ADALAH TANGGUNG JAWAB ORANG TUA SAAT DI RUMAH, SEDANGKAN PONPES KH SIFATNYA MELANJUTKAN DAN MENGUATKAN Oleh : Nashrullah Jumadi

JANGAN KEHILANGAN MOMENTUM, itulah  sebagai awal tulisan ini saya sampaikan. Kehilangan momentum mendidik karakter dasar anak saat di rumah adalah kerugian terbesar bagi orang tua, melebihi kerugian yang dialami bisnis kita saat merugi, jika kita mampu menyadarinya.

Sayangnya kebanyakkan orang tua saat ini, tidak menjadikan pendidikan karakter dasar anak sebagai sesuatu hal yang penting bagi masa depan anak ke depan, entah karena alasan sibuk atau memang tak paham, yang penting si anak sudah tercukupi semua kebutuhannya dan mendapatkan pendidikan yang layak pada umumnya

Mendidik karakter dasar anak sejatinya mampu diperankan oleh setiap orang tua mana pun, bukan hanya orang tua yang kaya dan berpendidikan saja yang bisa. Orang tua yang tak punya atau hidup serba pas-pasan seringkali lebih mampu mendidik anak yang ber karakter

Membangun karakter dasar anak tidak membutuhkan biaya dan sapra yang mahal, tapi cukup NASEHAT, TAULADAN, TEGURAN dan PUJIAN /SANJUNGAN pada anak

Jangan lelah memberikan NASEHAT, TAULADAN, TEGURAN dan PUJIAN/SANJUNGAN pada anak kita, sekalipun kita merasa belum bisa menjadi sosok orang tua yang patut dijadikan tauladan, sampai mereka bisa memahami dan mengerti apa yang ingin kita tanamkan pada diri anak-anak kita selama ini 

_________________________

Entah, NASEHAT, TAULADAN, TEGURAN dan PUJIAN /SANJUNGAN ke berapa mereka akan paham, jangan patah semangat 

_____________________

Mendidik karakter dasar anak itu TIDAK SAMA dengan ANAK MELAKUKAN PEKERJAAN yang kita inginkan. Jika hanya melakukan pekerjaan sesuai keinginan kita, maka kapan pun kita bisa lakukan, selain mudah waktunya pun bisa sangat singkat, mau usia SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, PT atau bahkan menikah pun bisa dilakukan. 

Misalnya : Kegiatan menyapu rumah, Jika kita berpikir : "Saat ini terus lah belajar nak, pekerjaan rumah biar bapak/ibu/pembantu yang jalankan, nanti kan kalau sudah besar atau berkeluarga pasti juga bisa." Toh, cuma menyapu rumah saja, pekerjaan kecil dan mudah itu

Jika kita pahami dialog diatas, sejatinya orang tua tersebut tidak bisa membedakan mana pendidikan karakter anak dan mana melakukan pekerjaan rumah membantu orang tua. Lalu yang jadi pertanyaan kita yakni bagaimana pekerjaan sederhana yakni menyapu di rumah bisa menjadi bagian dari pendidikan karakter dasar anak ?

  1. Pertama, pahamkan pada anak tentang pentingnya menyapu rumah sebagai bagian dari ibadah/pekerjaan mulia dalam membantu orang tua 
  2. Kedua, Kasih contoh cara melakukan dengan baik dan benar, biarkan dia melihat dan mengamati nya
  3. Ketiga, suruhlah anak mengerjakan pekerjaan itu terus menerus sampai si anak tumbuh kesadarannya untuk  melakukan sendiri tanpa diperintah
  4. Ke empat, Kontrol dan jangan lupa terus memberi nasehat, kalau nasehat terhenti itu adalah awal dari kegagalan kita mendidik anak ber karakter 


Lalu sampai kapan ? Sampai si anak punya kepekaan terhadap kebersihan rumah, tanpa disuruh mereka sudah melakukan atas kesadarannya sendiri. Jika kesadaran telah tumbuh, selanjutnya dia harus mampu melakukannya di luar rumah, sebagaimana dalam kehidupan yang sesungguhnya. 

Untuk itu jika pekerjaan sederhana ingin menjadi bagian dari karakter anak, saya yakin kita belum tentu mampu menjalankan dalam waktu singkat. Apalagi jika anak saat lulus bangku SD harus hidup di pondok pesantren

______________

Untuk itu kita harus mencarikan ponpes yang mampu melanjutkan dan menguatkan apa yang telah kita tanamkan saat anak ada di sisi kita, bukan justru merusak apa yang telah kita tanam selama ini. Maka disinilah pentingnya Ponpes sebagai bagian dari proses MELANJUTKAN DAN MENGUATKAN karakter dasar anak yang telah ditanamkan orang tua di rumah 

________________________________

Jika hari ini kita punya pemahaman bahwa Pondok Pesantren adalah sebagai TEMPAT UNTUK MEMPERBAIKI KARAKTER DASAR ANAK, maka sesungguhnya pemahaman anda salah besar. Sebab jika ponpes berfungsi sebagai TEMPAT MEMPERBAIKI KARAKTER DASAR ANAK lalu apa tugas orang tua, khususnya saat anak di rumah ?

Lain hal nya jika anak tak memiliki orang tua, sejak lahir tak pernah lihat wajah orang tuanya atau anak yang dibuang orang tuanya atau anak yang memiliki orang tua, tapi sosok orang tua tak melekat sama sekali dalam sanubari nya, saat ini mereka banyak di tampung oleh ponpes-ponpes yatim/kurang mampu. 

Pondok pesantren yang menampung mereka tentu punya tugas yang berat, mereka harus menyiapkan tempat tidur yang layak, mereka harus memberi makan setiap hari. Mereka juga dituntut Tidak hanya MELANJUTKAN DAN MENGUATKAN SAJA. Tapi mereka juga harus MEMBANGUN DAN MEMPERBAIKI karakter dasar anak 

INGAT ....!  Ponpes adalah RUMAH ke 2 anak dan Pengasuh adalah orang tua ke 2 anak, sebab sejatinya RUMAH DAN ORANG TUA anak kita yang sesungguhnya adalah diri kita sebagai orang tua 

Wallahu 'alam bishowab


0/Post a Comment/Comments

Yuk, tinggalkan komentar mu

Ads1
Ads2