Tema 01 MENJADI PRIBADI DEWASA telah kita bahas pada tulisan yang lalu. Kini kita masuk pada Tema Ke 2 yakni MEMBANGUN KARAKTER MANDIRI.
Sudah Mandirikah anak2 kita ? Pertanyaan yang butuh jawaban beragam dari kita sebagai orang tua, sebab masing2 orang tua akan punya argumentasi yang berbeda2 pula satu sama lainnya. Kemandirian seorang anak semua tergantung dari kita sebagai orang tua. Kapan mereka akan mandiri sejatinya kuncinya hanya pada orang tua. Kita bisa menjadikan anak mandiri diusia SD, begitu pula orang tua pun bisa memandirikan anak di usia kuliah atau bahkan menikah sekalipun
Penuhilah semua yang dia mau dan apa yang dia inginkan, larang dia melakukan hal yang baru, apalagi jika dilakukan sendiri. Tempatkan dia di ponpes yang paling lengkap fasilitasnya sehingga anak ngak perlu repot. Jika butuh tinggal bilang dan ngomong, semua serba tersedia dari mulai pakaian tinggal pakai (karena dilaundrikan), makan tinggal ngambil dll. Niscaya kita akan berhasil menjadi orang tua YANG TAK BISA MEMANDIRIKAN ANAK.
Padahal Uswah kita Rasulullah Shollahu 'alaihi wa salam adalah pribadi yang mandiri karena telah tertanam sejak kecil. Memandirikan anak saat ini bukan hal mudah bagi orang tua, tp bukan yang mustahil utk kita jalani. Asal kita punya prinsip dasarnya yakni "TEGA"
Jika anda tidak TEGA, maka kemandirian anak mustahil kita dapatkan. Jika hari ini anak di tinggal KH dididik utk berusaha agar bisa makan, mereka harus masak, mereka harus beli belanja/lauk. Belum lagi kalau gas habis, harus beli gas dulu utk bisa makan. Padahal makannya juga itu2 saja lauknya
Sedangkan di sisi lain kita orang tua bisa makan enak dirumah, bisa membeli apa saja utk anak kita. Kemudian kita mulai membandingkan dan bayangkan anak2 kita hidup di ponpes, akhirnya kita kepikiran terus anak kita, bagaimana mandinya, bagaimana makannya dll
Ujung2 nya kita TIDAK TEGA anak kita menjalani kehidupanya di pesantren KH. Padahal anak kita di pesantren sedang berjuang utk bekal hidupnya nanti yakni Mandiri. Mereka akan menjalani kehidupannya tidak sebagaimana kita jalani saat ini
Kalau sdh tidak TEGA maka proses pembinaan karakter kemandirian anak mustahil kita akan raih bersama. TEGA bukan berarti tidak sayang dan cinta pada anak kita
Sebab KEMANDIRIAN TETAP HARUS DIMILIKI ANAK2 KITA. Sebab Kemandirian adalah bekal menjalani kehidupan
Wallahu 'alam bishowab
______________________


Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu