Membangun ponpes berbasis kampung sdh lama di canankan KHOIROTUN HISAN. Ponpes yang tak dibatasi tembok, ponpes yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kampung, ponpes yang mampu menjadi motor pengerak kemakmuran masyarakat
Kita mengawali dari program berbagi, 2 sak beras utk masyarakat yang tidak mampu melalui masjid kampung , 2 sak beras yang luar biasa, kenapa ? Karena 2 sak beras itu sebenarnya persediaan utk kebutuhan santriwati KH setiap harinya. Rasanya tidak tega pula, jika masyarakat sekitar KH ngak bisa makan. Peduli itu, ternyata butuh keberanian utk bertindak, butuh jiwa kesatria.
Akhirnya 2 sak beras pun kita salurkan pada masyarakat yang kurang mampu sekitar KH, toh kita juga masih ada stok walaupun tidak banyak
Ketika kita mulai mengalihkan beras 2 sak pada masyarakat, ada saja masyarakat, dari kalangan ibu2 yang bilang (Kebetulan Ibu2 ini termasuk orang yang paling kaya di kampung) : "Wah programnya bagus sekali, kok bisa2 nya membagi beras utk masyarakat sekitar yang ngak mampu ? Apa ponpes sendiri tidak butuh beras ? Aku pun memberi jawaban yang datar sj (sebab tidak yakin nanti stok ada atau tidak) : Iya bu, ngak apa2 Insya Allah ponpes masih ada kok
Akhirnya Program sedekah beras pun resmi bergulir di kampung ku. Penyaluran 1-3 sdh mencapai 90 bungkus (@2,5 kg) dan Insya Allah akan terus berlanjut
Apakah cukup sampai disini ? Ooo ternyata tidak, setelah masyarakat dapat beras, tiba2 salah satu anak seorang ibu yang tanya programku diatas, mulai bergerak pula. Wah luar biasa, batinku dalam hati semoga berkah semua
Tidak tanggung2, dia mengawali dengan membagi parcel keliling kampung dengan mobilnya, kemudian aksinya pun berlanjut dengan membagi 1 ayam goreng utuh satu persatu keliling kampung. Masya Allah ....Allahu Akbar .....2 sak beras KH mampu mengerakkan masyarakat utk peduli dan berbagi
Wallahu 'alam bishowab
______________________


Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu