KHOIROTUN HISAN adalah salah satu wadah pendidikan yang mendidik para santriwati untuk menjadi penghafal Qur’an 30 Juz. Selain itu sejak awal Mondok KH mendidik dan membina para santriwatinya belajar tentang KEHIDUPAN secara langsung
Bersih2, belanja, masak, menghafal Qur’an, Tugas Dakwah, Piket mandiri, Cuci piring, nyapu, jualan, membuat karya yang bisa dijual, mengatur dan mengelola keuangan dll adalah bagian dari rutinitas harian di KH, rutinitas yang harus dijalani oleh para santriwati KH. Rutinitas yang kelihatannya sederhana dan mudah, tapi sesungguhnya aktivitas itu menjadi dasar dari pembinaan karakter dan mental para santriwati KH
Ya, belajar Tentang kehidupan, dari sinilah para santriwati KH belajar menerima beban tanggung jawab, siap untuk mandiri. Siap untuk saling peduli dan berbagi, mereka diajarkan pula untuk saling membangun kepercayaan bersama, menjadi team yang hebat dan solid
Apa yang telah diajarkan diatas, sejatinya itulah hakekat hidup yang sesungguhnya, maka seharusnya ketika anak sampai dirumah, entah karena liburan atau sudah selesai mondok di KH, aktivitas sebagaimana yang ditanamkan di KH selama ini seharusnya mampu dilakukan dengan baik penuh dengan keikhlasan dan kesadaran. Apalagi jika santriwati di rumahnya beban belajar tidak sebanyak saat di KH
Aktivitas pekerjaan rumah dalam rangka membantu orang tua, misalnya nyapu, mencuci piring, membantu masak, mau disuruh orang tua dll, seharus nya mampu dilakukan dengan ringan dan mudah oleh para santriwati KH sebab antivitas itu telah menjadi bagian dari kehidupan santriwati KH selama ini
Tapi jika belum, ada beberapa kemungkinan yakni :
1. Anak belum paham dan mengerti bagaimana sejatinya hidup itu, sehingga masih perlu adanya bimbingan dan pembinaan sampai mereka paham
2. Bisa jadi POLA PENDIDIKAN ANAK SAAT DI RUMAH TIDAK SAMA atau BAHKAN BEDA dengan POLA PENDIDIKAN YANG DITERAPKAN DI KH selama ini, sehingga anak tidak ada ruang untuk mempraktekan dari pola pembinaan yang selama ini dijalani di KH, ketika di rumah anak hanya main HP dan di diamkan saja, Tidak disuruh apa2 semua dikerjakan orang tua dan masih banyak lagi
Dari sini kita harus bisa memahami bahwa pola pendidikan anak di KH dan pola pendidikan anak di rumah HARUSNYA SALING SINERGI dan SALING MENGUATKAN satu sama lainnya, kalaupun beda, perbedaan itu bukan pada prinsipnya dan hanya sedikit
Wallahu 'alam bishowab
______________________


Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu