Proses pendidikan anak tidak berjalan secara
instans tapi proses pendidikan yang membutuhkan banyak energi, waktu, tenaga
dan biaya. Maka wajar jika mendidik anak adalah bagian dari investasi orang tua
yang tak ternilai harganya, baik di dunia maupun di akhirat kelak, Insya Allah.
Jika setiap orang tua tahu posisinya dan sadar akan tugas dan fungsinya mengapa dirinya diamanahi Allah Ta’ala anak, saya yakin setiap orang tua kan memaksimalkan segenap kemampuannya untuk mendidik anak-anak mereka dengan baik. Sebab proses pendidikan yang diberikan pada anak-anak mereka sejatinya akan kembali pada diri mereka sendiri.
Hanya orang tua yang bodoh dan tidak punya orientasi hidup yang benar saja yang menggapaikan hal ini. Orang tua yang abai akan sangat rugi, baik di dunia dan di akhirat kelak jika gagal mendidik anak karena kesalahan diri orang tua sendiri
TERDIDIK UNTUK MENDIDIK ....ya, itulah tema pada catatan saya kali ini. Catatan yang memberi kita pemahaman bahwa proses pendidikan yang baik itu tidaklah berjalan secara instans, tetapi berkelanjutan dari satu generasi kepada ke generasi berikutnya. Bisa jadi generasi kita saat ini belum sehebat yang kita harapkan, tapi setelah sekian lama dari generasi yang jauh setelah kita (Mungkin kita telah tiada), akan terlahir generasi-generasi yang kita idamkan selama ini
Maka terdidik atau tidaknya kita dulu disaat masih kecil (masih dalam didikan orang tua) secara tidak langsung memberi pondasi bagi proses pendidikan anak-anak kita nanti. Orang tua yang dulunya terdididik ditangan orang tua yang hebat tentu punya potensi lebih baik dalam mendidik anak-anak mereka dengan baik.
Begitu pula sebaliknya, orang tua yang tak terdidik dengan baik tentu akan sangat berat dalam mendidik anak-anak mereka menjadi lebih baik. Saya katakan “sangat berat”, bukan tidak mampu atau bisa mendidik anak mereka dengan baik, asal orang tua siap berubah menjadi lebih baik, sayangnya banyak orang tua yang enggan berubah walaupun itu demi kebaikkan anak-anak mereka sendiri
Orang tua yang dulunya terdidik atau tidak, yang membedakan hanya pada modal awal yang mereka dapatkan saat mereka nanti benar-benar telah menjadi orang tua yang sesungguhnya. Orang tua yang terdidik tentu akan lebih siap dari pada yang tidak. Untuk orang tua yang terlahir dari orang tua yang tak mendidiknya dengan baik tidak perlu menyesal sebab itu adalah bagian dari takdir Allah yang harus kita terima dengan ikhlas dan ridho. Sebab kita tidak bisa memilih dari rahim ibu mana kita dilahirkan dan ibu kita pun tak bisa memilih anak mana yang akan dilahirkannya
Masya Allah, Allahu akbar .....sekalipun
orang tua kita barangkali tak terdidik dengan baik dan tak mampu mendidik kita
pula dengan baik, tapi Allah memberikan rasa keadilannya yakni saat orang
menjadi orang tua yang sesungguhnya (memiliki anak) semua berawal dari titik
nol yang sama. Sebab setiap anak yang terlahir didunia tidak tahu dan paham
bagaimana latar belakang orang tuanya selama ini.
Dulu orang tuanya terdidik/tidak, dulunya orang sholeh atau tidak, dulunya preman dan ahli maksiat atau tidak, bagi anak tidaklah penting. Yang dibutuhkan anak adalah proses pengasuh (saat kecil) dengan rizqi yang telah Allah jamin melalui orang tua atau orang terdekatnya dan proses pendidikan yang baik (saat anak sudah mulai bisa diajari)
Ketika setiap orang tua berawal dari titik nol yang sama, semua punya peluang yang sama untuk mendidik anak-anak mereka dengan baik sebagaimana yang diamanahkan Allah padanya yakni menjadi anak sholeh/ah. Maka, tidak ada alasan bagi orang tua untuk gagal mendidik anak-anak mereka menjadi anak sholeh/ah, apalagi menyalahkan takdir Allah Ta’ala bahwa dirinya gagal karena dulunya tak terdidik dengan baik oleh orang tuanya
Untuk itu sudah saatnya kita untuk benar-benar mendidik anak-anak kita dengan baik, agar mereka nanti bisa menjadi pendidik yang lebih hebat dari kita. Sehingga akan lahir generasi yang hebat, generasi yang mampu menjaga waktu subuhnya dengan baik dll
Wallahu 'alam bishowab
________
MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI
(Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN
"KH khoirotun Hisan"
PENDAFTARAN SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA
DAPATKAN BUKU : SERIAL 01 MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (BERBASIS PESANTREN)/ 0823 2474 5151


Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu