Jangan menyepelekan atau menganggap
ringan perjuangan mu antar jemput anak ke pondok, sesungguhnya aktivitas itu
menjadi bagian dari proses pendidikan anak2 kita saat ini
Maka,
di KH sy senantiasa anjurkan pada orang tua santri/wati agar pada saat
jadwal kepulangan dari pondok 1 bulan sekali, (khususnya santri/wati yang masih
kecil, masih butuh perhatian dan kasih sayang orang tua), jika tidak ada alasan
yg memberatkan misalnya sakit, jauhnya tempat atau karena tidak ada biaya, saya
senantiasa anjurkan utk bisa dijemput orang tua nya langsung.
Mungkin ada sebagian orang tua bahwa
proses penjemputan/mengantar anak ke pondok adalah hal yang biasa sj, bukan hal
yang istimewa pula. Toh, aktivitasnya ya gitu2 saja, datang ambil anak dari
pondok, sampai rumah ketemu keluarga, trus besok balik lagi ke pondok utk
belajar lagi.
Apa sih hebatnya dari proses ini ?
Kalau repot dan ribet, mungkin ya. 😁😁
Ada kisah seorang pengusaha muslim
sukses, jangan tanya berapa penghasilan, jangan bandingkan kesibukkan dirinya
dengan kita. Jangan lihat berapa orang yang membutuhkan nya, luar biasa sukses,
kaya dan hebat lagi
Dia juga memiliki anak2 yang mondok di
pesantren, tp pada saat anak pulang/balik, seorang pengusaha ini pasti hadir
utk bisa menjemput/mengantar anaknya kembali ke pondok utk belajar. Padahal
dengan fasilitas dan relasi yang dipunyai nya, nyuruh sopir/pembantu nya juga
bisa, apalagi kalau antar/jemputnya nya pakai jasa GOCAR segala, ...wah...kecil
ngak ada2 nya. Namanya juga orang kaya dan sukses
Tapi, saat sang pengusaha ini ditanya,
kok jemput/antar anak sendiri ke pondok pak ? Apa tidak repot ? Nyuruh
sopir/pembantu lainnya kan juga bisa pak ? Dia memberikan jawaban diluar dugaan
kita : "Untuk anak tidak ada istilah repot, sy melakukan ini demi proses
pendidikan anak2 sy ke depan, sy ingin mengajarkan pada anak bagaimana, orang
tua siap berkorban kapan pun pada anak
Saya ingin menanamkan pada anak saya,
bahwa orang tua nya adalah sosok yang pantas utk jadi panutan dirinya kelak, mau
berkorban, tidak mudah menyerah, tidak pernah mengeluh. Itu yang saya ingin
tanamkan pada jiwa dan mental anak2 saya. LUAR BIASA ......, Kalau orang tuanya
seperti ini, tentu anaknya akan hebat pula.
Tapi, ada pula sosok orang tua, kalau
dibilang sukses juga kagak, dibilang kaya juga kagak. Dibutuhkan orang pun juga
tidak, Kepintarannya pun juga setengah2. Sibuk pun juga tidak, kalau MERASA
SIBUK mungkin. Hanya karena jadi panitia kegiatan, Lupa dan ngak sempat
jemput/antar anak ke Pondok. Padahal jd
panitia nya juga bukan ke tua/penanggung jawab, apalagi jd pamateri, tp hanya
sebagai pembantu umum.
Taman Baca Keliling
OTTOMAN LIBRARY (Perpustakaan Islam)
Sibuk urusan tamu yang datang, padahal
tamu nya 1 pekan saja bisa dihitung. Sibuk ke sana/kemarin tp ngak jelas
kesibukkannya. Tapi saat datang waktu jadwal kepulangan anak dari pondok, tiba2
menjadi orang yang begitu sibuk sampai ngak sempat jemput anak langsung. SIBUK
.....ATAU MERASA SIBUK ??
Dari gambaran orang tua model seperti
ini, saya yakin sekali anaknya pasti anak2 yang lemah jiwa dan mentalnya, tidak
punya kepercayaan diri yang baik, mudah mengeluh dan tidak tegar menjalani
hidup. Bagaimana akan jd anak hebat, jika orang tua nya tak mampu menampilkan
sosok yang hebat, kuat, tegar, tidak mudah mengeluh dihadapan anak2 nya ?
Maka jangan remehkan aktivitas
antar/jemput mu ke pondok, sebab disinilah karakter anak anak mu bisa terbangun
dengan baik. Capek, lelah, jauhnya perjalanan, kepanasan, kehujanan, bahkan
akhirnya kita sakit pun, semua akan direkam oleh memori otak anak2 kita bahwa
dirinya Pernah punya orang tua yang hebat.
Insya Allah, perjuangan kita mendidik
anak di pondok tidak akan sia2 ......
Wallahu 'alam bishowab
______________________
• MENDIDIK ANAK
BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di
PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan"
• PENDAFTARAN
SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA : 0823 2474 5151 (WA)
YUK BANTU SHARE, Semoga jadi amal sholeh kita bersama, Aamiin
GABUNG GROUP MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI
https://chat.whatsapp.com/FdiQ5riLg9G1LPR2zZ1A6o
SITUS :


Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu