Dalam proses
pengasuhan/pendidikan itu banyak hal yang harus ditanamkan pada anak sejak usia
dini. Tidak hanya persoalan adab, akhlaq atau keilmuan semata tapi juga tentang
JATI DIRI ANAK YANG SEBENARNYA. Memahamkan anak tentang jadi dirinya adalah
pondasi awal anak untuk menjalani hidup. Gagal memahami persoalan ini dengan
baik, maka ada potensi gagal dalam menjalani kehidupannya kelak.
Memahami JATI DIRI ANAK
adalah persoalan mendasar yang harus dilakukan oleh setiap orang tua atau
pengasuh pesantren, terlebih lagi anak yang punya masa lalu tidak sebagaimana
anak pada umumnya. Anak yang tidak memiliki orang tua yang lengkap atau kedua orang
tuanya bermasalah tentu lebih rumit dalam memahamkan jati dirinya tidak
sebagaimana anak yang kedua orang taunya ada dan terbimbing dengan baik. Karena
memahamkan anak terhadap jati dirinya yang sebenarnya adalah bagian dari Aqidah
yang harus tertanam dengan baik pada setiap pribadi anak.
Jika kita mau runtut
promblematika kenakalan anak saat ini, muara nya pasti tidak pahamnya anak
tentang jati dirinya. Banyak anak sok berlagak kaya, tapi sejatinya orang
tuanya tak punya apa-apa, banyak anak yang merasa mampu melakukan ini dan itu,
tapi kemampuan dan potensinya tak mendukung. Banyak anak yang menuntut ingin
kuliah atau sekolah yang lebih tinggi, tapi orang tua tak punya finasial yang
cukup, banyak anak yang ingin tampil beda dari teman-temannya tapi orang tua
tak mampu. Bahkan banyak anak yang punya orang tua mapan, punya kemampuan
finasial dan full dukungan pada anak pun, tak mampu dimaksimalkan dengan baik
oleh anak untuk mendukung cita-cita dan masa depannya dll
Krisis jati diri anak
ini tentu akan menjadi bom waktu pada proses pengasuhan/pendidikan anak-anak
kita jika tidak kita tangani dengan serius. Maka jangan lupa pahamkan sejak
dini pada anak-anak kita tentang jati dirinya yang sebenarnya. Lalu apa yang
harus ditanamkan pada anak kita ? Ada beberapa point penting yang harus
ditanamkan, antara lain :
- 1 Kenalkan dan pahamkan dirinya tentang Allah Ta’ala dengan baik, baik tentang Haknya Allah Ta’ala dan kewajiban kita sebagai Hamba Nya dengan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan akal usia anak
- 2.
Pahamkan dirinya
tentang orang tuanya dengan baik, siapa orang tuanya kebaikkan dan
kekurangannya, kondisinya ekonominya, latar belakangnya, pahamkan tentang
saudara-saudara kandungkan, pahamkan kenapa dirinya lahir dari orang tua
seperti itu dll
- 3.
Pahamkan dirinya
tentang dirinya sendiri, tentang kelebihan dan kekurangannya, potensi apa yang
dimilikinya, prinsip-prinsip menjalani hidup sesuai dengan latar belakangnya,
bagaimana dirinya harus membangun cita-citanya, harus mampu menjadi dirinya
sendiri dll
Ke 3 point diatas
menjadi landasan dasar anak untuk memahami dirinya dengan baik yakni mengenal
Allah Ta’ala dengan baik, paham bagiamana kondisi orang tua dan paham siapa
dirinya.
Memahami jati diri ini
bukan hanya untuk anak yang latar belakang tak mampu atau orang tuanya tidak
lengkap saja. Tapi juga harus dimiliki anak-anak yang punya latar belakang
orang tua yang komplit, mapan dan cukup finasial, agar mereka bisa punya rasa
syukur atas apa yang telah Allah Ta’ala berikan, kemudian memaksimalkan apa
yang ada untuk menggapai cita-cita setinggi langit sebagai bagian dari rasa syukur
pada Allah Ta’ala.
Sayangnya, memahamkan jati diri anak ini seringkali kurang mendapatkan porsi maksimal dalam proses pengasuhan/pendidikan anak selama di rumah atau di pondok pesantren. Orang tua lebih banyak menuntut hasil dari pada proses yang dijalani anak selama mondok.
Berapa banyak orang yang tak pernah merasa puas dengan pencapaian anak selama ada
di pesantren, padahal anak telah berjuang mati-matian untuk bisa bertahan
dipondok. Bisa bertahan saja sudah proses yang tidak mudah dijalani anak dengan
berbagai aturan dan hukuman, tapi kadang perjuangan anak agar menjadi anak
sholeh/ah tak selamanya membuat orang tua puas dan bangga pada anak-anaknya.
Wallahu 'alam bishowab
________
MENDIDIK ANAK
BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di
PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan"
PENDAFTARAN SETIAP SAAT
SELAMA KUOTA MASIH ADA
DAPATKAN BUKU : SERIAL
01 MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (BERBASIS PESANTREN)/ 0823 2474
5151


.jpeg)

Posting Komentar
Yuk, tinggalkan komentar mu