KH TEMPO DULU : NAPAK TILAS ke 03 di Gading, Surakarta

 



Setelah dari Napak Tilas ke 02 kami melanjutkan langkah ke Gading, Surakarta (Selatan Alun2 Kidul Surakarta). Kepindahan kami ke sini dilatar belakangi adanya kerja sama antara AMCF milik Syaikh Mumammad Al Khurry dari Dubai Uni Emirat Arab Qurry selaku penyelenggara program Tahfizh Qur’an yang bekerjasama dengan Muhammadiyyah (Salah satunya adalah berdirinya banyaknya Ma’had bahasa Arab di kampus-kampus Muhammadiyah di seluruh Indonesia)

 

Saat itu pihak AMCF juga akan mendirikan program tahfizh putri untuk pertama kalinya di solo selain ma’had Abu Bakar As Shidiq Bahasa Arab yang telah berdiri sebelumnya dan kita diminta untuk menjadi pengampu tahfizhnya saat itu.

 

Setelah berkas-berkas dan dialog awal dengan perwakilan AMCF di solo, akhirnya kami diminta untuk ketemu Syaikh Muhammad Al Khurry langsung saat beliau ada tour kunjungan ke Indonesia. Setelah ketemu kita tinggal menunggu jalannya program AMCF di solo,  yang saat itu akan menggunakan gedung bekas pondok pesantren yang tidak terpakai di daerah Gading, Surakarta (karena ponpes lama sudah punya tempat sendiri)

 

Sambil menunggu program AMCF berjalan di tempat ini kami membuka program Tahsin & Tahfizh Al Qur’an (Tanpa Mondok). Diluar dugaan ternyata program ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para muslimah/ ummahat saat ini. Kita membuka program ini hampir sekitar 22 angkatan, jika dihitung jumlah peserta yang ikut bisa mencapai 2.000 orang. Antusias banyaknya yang ikut belajar memang bukan tanpa alasan sebab saat itu program tahsin dan tahfizh qur’an tidak banyak yang  mengajarkan

 

Singkat cerita, ternyata kesepakatan pihak AMCF dengan pemilik tempat untuk digunakan program tahfizh menemui jalan buntu dan kesepakatan batal. Akhirnya pihak AMCF mengalihkan programnya di Wates dekat yogyakarta dan kita tetap diminta untuk menjadi pengajar utamanya.

 

Karena pertimbangan banyak hal, khususnya santriwati yang belajar Tahsin & Tahfizh Qur’an sudah terlanjut banyak sekali dan kasihan jika kami tinggal. Selain itu ini juga program kita sendiri, akhirnya kami memutuskan untuk tetap bertahan ditempat ini selama 6 bulan berjalan .......

 

...........Bersambung Napak Tilas ke 04  

0/Post a Comment/Comments

Yuk, tinggalkan komentar mu

Ads1
Ads2